You are here:

Cara Mengobati Luka yang Bisa Dilakukan di Rumah

 

Meski kita sudah berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, namun resiko mengalami luka bisa saja mengintai dalam berbagai kesempatan. Untuk itu ada baiknya anda membekali pengetahuan tentang pertolongan luka yang benar, agar bisa mengobati luka sendiri tanpa harus pergi ke klinik ataupun ke rumah sakit. Adapun cara pertolongan pertama dalam mengobati berbagai luka adalah sebagai berikut :

  1. Hal pertama yang harus anda lakukan dalam merawat luka anda yaitu adalah jangan panik dan sebisa mungkin berperilaku tenang meskipun luka yang diderita cukup menyakitkan. Pasalnya bila anda panik itu malah akan memperburuk keadaan karena tidak bisa mengobati lukanya dengan benar dan secara asal-asalan.
  2. Bila pendarahan banyak dan berlangsung aktif, maka anda bisa melakukan tindakan penekanan pada luka dengan menggunakan kassa atau tissue bersih. Lakukan penekanan tersebut selama kurang lebih 5 menit, atau pada saat dirasa pendarahan sudah berhenti. Namun jika pendarahan tetap saja banyak dan tak kunjung berhenti, ada baiknya anda pergi ke instalasi gawat darurat,
  3. Jika pendarahan dirasa sudah berhenti, bersihkan luka dengan menggunakan air bersih yang mengalir selama kurang lebih 10-15 menit. Pastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel pada bagian tubuh yang mengalami luka tersebut. Bila perlu gunakan juga cairan antiseptic atau cuci dengan sabun hingga sampai dirasa bersih.
  4. Pastikan tidak ada benda asing yang menempel pada permukaan kulit yang mengalami luka tersebut, seperti misalnya pecahan kaca, karat dan lain sebagainya. Karena jika tak dibuang itu bisa saja memperburuk keadaan luka.
  5. Setelahnya, tutup luka dengan menggunakan kasa steril ataupun bisa juga dengan menggunakan plester luka Hansaplast, dan bisa diganti setiap hari jika dirasa sudah tidak merekat dengan baik.
  6. Jika luka lecet yang anda derita terasa sangat sakit tak tertahankan dan juga berukuran cukup besar, maka anda mengatasinya dengan mengkonsumsi analgesic.
  7. Sebisa mungkin hindari luka tersebut dari kontak sinar matahari secara langsung, untuk mencegah hiperpigmentasi permanen.
  8. Hindari mengoleskan salep ataupun bahan-bahan lainnya selain obat luka, kecuali sudah dianjurkan oleh dokter.
Posted by Admin 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Feb
28