You are here:

Fungsi Broker Asuransi pada Perusahaan Di Masa Pandemi

 

Tidak dapat dipungkiri lagi wabah Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi perekonomian Indonesia, salah satunya bagi para pelaku bisnis. Banyak perusahaan yang terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan mengurangi gaji karyawan.

Kerugian finansial menjadi salah satu yang paling berdampak bagi perusahaan akibat dari pandemi ini. Untuk itu, risiko tersebut memang seharusnya diantisipasi oleh pelaku bisnis. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memiliki asuransi bisnis. Manfaat kepemilikan asuransi bisnis adalah pihak perusahaan dapat mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi apabila mengalami kejadian sesuai kesepakatan yang tertera didalam polis asuransi yang dibeli, sehingga dapat meminimalisir kerugian finansial jika nilai klaim disetujui.

Saat ini ada berbagai jenis asuransi bisnis yang dapat dipilih. Namun untuk mendapatkan jenis asuransi bisnis yang sesuai dengan risiko bisnis dan kebutuhan, perusahaan disarankan untuk bekerja sama dengan broker asuransi. Broker asuransi mewakili kepentingan klien (nasabah) untuk membantu mengidentifikasi risiko bisnis dan memberikan solusi pilihan asuransi bisnis dan manfaatnya sesuai kebutuhan dan risiko bisnis, serta akan membantu menyediakan konsultasi jika terjadi klaim.

Fungsi broker asuransi pada sebuah perusahaan sebagai berikut:

  1. Melakukan identifikasi risiko terhadap segala bentuk usaha-usaha penghilangan, pengurangan serta menghindarkan kemungkinan terjadinya risiko tersebut.
  2. Memiliki afiliasi dengan beberapa perusahaan asuransi (penanggung).
  3. Membantu memilihkan penanggung (perusahaan asuransi) yang aman bagi klien (tertanggung), mempersiapkan dan membuat desain kontrak asuransi yang paling cocok dan kompetitif.
  4. Menjembatani pemilihan dan negosiasi tingkat premi antara perusahaan asuransi (penanggung) dengan klien (tertanggung).
  5. Selama polis berjalan, broker asuransi wajib membantu pemegang polis atau tertanggung dalam rangka memenuhi persyaratan pengajuan klaim kepada perusahaan asuransi, serta menginformasikan perkembangan status klaim atau manfaat, dan besarnya nilai klaim atau manfaat yang disetujui.
  6. Broker asuransi bertanggung jawab untuk menjalankan risk inspection serta administrasi program selama polis masih berjalan.
  7. Wajib melakukan peninjauan atas kredibilitas Perusahaan Asuransi dari berbagai aspek termasuk aspek finansial dan kemampuan/kapasitas dalam menerima risiko tertentu.

Broker asuransi memudahkan perusahaan dalam melakukan identifikasi dan mengelola risiko serta membantu memilih jenis asuransi bisnis yang tepat dan sesuai dengan risiko bisnis dan kebutuhan perusahaan. Memilih broker asuransi yang terkemuka dan berpengalaman juga dapat membantu perusahaan dalam menyelesaikan masalah klaim.

Broker asuransi membantu dalam menganalisa risiko secara detail dan terukur. Salah satu broker asuransi terkemuka dan berpengalaman  adalah Marsh Indonesia. Sebagai broker asuransi yang berpengalaman dalam membantu ribuan perusahaan, Marsh Indonesia memiliki strategi dan solusi terhadap risiko bisnis dan kebutuhan perusahaan.

Source:

Posted by Admin 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Jul
22